PARENTIME

SELF REMINDER

CUAP - CUAP

NIKAH ASIK

JALAN BARENG

SCHOLARSHIP



Backpacker Malaysia (3)

03 Oktober 2017 by Viki Wulandari


Malam setelah pulang dari Masjid Jamek, di kamar kami merumuskan untuk rute perjalanan selanjutnya esok hari. Rencana hari ke-3 adalah kami naik bus Hop On Hop Off. Bus ini khusus buat turis yang ingin berwisata ke tempat-tempat ikonik yang ada di KL. Dari Indonesia, saya sudah menyusun itinerary dan membaca pengalaman-pengalaman orang-orang yang pernah kesana. Sebelum pulang dari Masjid Jamek, kami singgah di KL sentral dan menanyakan dimana tiket Hop On Hop Off bisa dibeli. Petugas menyarankan agar membelinya di Pasar Seni saja karena disana ada stasiun perhentiannya.


Menurut saya, hari ketiga ini adalah hari paling seru. Kenapa? Karena untuk mendapatkan hasil yang indah, kami mesti kesasar 2 jam dulu baru berhasil menemukan loket penjualan tiket bus Hop On Hop Off ini. Kami sengaja pergi pagi-pagi sekitar jam 7.30 sudah keluar dari hotel untuk sarapan di hotel. Setelah itu segera menuju Pasar Seni seperti arahan petugas yang kemarin saya tanya. Sasampainya di sana, bus yang kami tunggu lama sekali baru lewat. Kami sudah menemukan plangnya, tempat berhenti bus tersebut. Akhirnya saya membaca di plangnya, ternyata loket pusatnya itu di Bukit Bintang. Artinya dekat dengan lokasi hotel kami. Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Bukit Bintang naik bus Go KL gratis. Tapi jangan salah, bus gratisan disana full AC dan panduannya pakai sistem otomatis.


Kami tiba di Bukit Bintang dekat dengan Pavilion. Kami lagi-lagi mengandalkan google maps untuk ini. Yah, nyasar lagi karena locationnya tidak pas. Kembali lagi ke titik awal. Saya sudah mlai capek karena berjalan dari Sephora sampai hampir ke Jalan Alor. Mata saya tidak sengaja melihat loket Hop on Hop off yang berwarna pink keunguan itu. Kami bergegas kesana. Tahukah kalian? Loketnya tutup! ?


Kami tak hilang akal ketika itu. Ada penjual di sebelah loket itu karena memang area pertokoan. Kami menanyakan, dimana bisa mendapatkan tiket bus itu. Dia mengatakan dan menunjukkan ada di seberang Zara. Coba kesana. Ya Allah, nyebrang kesana lagi. Kami bertanya ke petugas, dan diberi arahan yang benar. Kami naik ke bridge menuju ke Sungei Wang, kemudian turun dan di jalan yang bersebrangan, ada loketnya disana. Alhamdulillah kami menemukan loket yang hampir 2 jam kami muter-muter mencarinya. Sebenarnya boleh membeli tiket di dalam bus, tapi saya ingin sekaligus menanyakan diskon untuk mahasiswa. Apakah berlaku untuk mahasiswa di luar Malaysia atau tidak. Kala tidak, kami memutuskan untuk jalan sendiri saja karena lumayan mahal. Untuk tiket 24 jam harganya 55 RM, tapi untuk mahasiswa kami diberi harga 30RM. Alhamdulillah banget kan?!


IMG_20170918_170741


Suasana bus Hop on Hop Off di dek atas. Terbuka. Semilir angin dan bisa menikmati kota dengan bebas. Di belakang saya semuanya turis mancanegara.


Saya senang bukan kepalang karena mendapat diskon itu dan akhirnya bisa duduk dan menikmati semilir angin setelah hampir 2 jam jalan kaki mengitari Pavilion sampai Sungei Wang. Hufft…lelahnya terbayar lunas. Untuk melihat destinasi dan pemberhentian serta harga terkini, ini link official  Bus Hop on Hop off.


Banyak destinasi yang kami lewatkan karena menghemat waktu untuk tempat yang memang kami incar. Rencananya, kami akan berhenti untuk shalat Dzuhur di Masjid Negara, tapi bus tidak berhenti. Hingga kami berhenti di Dataran Merdeka. Disana ada tiang bendera tertinggi, lalu ada ikon I Love KL di City Art Gallery. Siap-siap antri kalau mau foto disana.


IMG_20170918_125612


IMG_20170918_125231


Gimana? Lumayan kaan?


Hujan turun dan bus Hop on Hop Off selanjutnya belum tiba. Kami ngemper di mall dekat Dataran Merdeka untuk berteduh. Hingga busnya tiba dan kami segera berlari menuju bus karena antara satu bus dengan bus lainnya sekitar 20-30 menit sekali tergantung macetnya jalanan atau tidak. Jadi kalau kami melewatkan bus ini, lumayan lama lagi kami harus menunggu.


Karena hujan, dek terbuka tidak ada yang menghuni. Saya duduk di dek bawah saja. Ber-AC, sempat kedinginan karena sedikit basah kena hujan. Destinasi selanjutnya yang kami tuju adalah Museum Seni. Disana kami tidak banyak mengeksploitasi karena hujan dan lapar. Untung indoor.


IMG_20170918_141503


IMG_20170918_142505


Adegan diperankan oleh model profesional


Lapar melilit perut kami. Di depan Museum Seni ada kafe yang menjual nasi tapi lumayan mahal. Porsi sedikit sekali harus kami bagi dua, dengan harga 10 RM. Akhirnya hujan sedikit reda dan kami segera menuju halte pemberhentian bus. Kami menunggu bersama bule yang sepertinya liburan bersama keluarganya. Setelah menunggu 30an menit, akhirnya busnya datang juga. Kami memutuskan untuk sholat ashar di Masjid Negara. Artinya harus memulai satu putaran lagi untuk ke Masjid Negara. Okelah. Kami tidak berhenti di perhentian manapun kecuali masjid negara barulah kami turun.


Di masjid negara, kami buru-buru shalat karena ini adalah jamak takhir dan sudah hampir jam 5 sore. Kami sudah mengantisipasi ketika mendekati masjid negara, sudah bersiap-siap turun agar busnya berhenti, tidak seperti tadi siang yang tidak sempat memberi kesempatan kami turun dari dek atas.


IMG_20170918_180451(1)


IMG_20170918_180727(1)


Shalat ashar disini dan menunggu bus selanjutnya. Sedikit gerimis.


Sebelum turun, kami bertanya ke pak sopir apakah masih ada bus berikutnya. Ternyata bus terakhir yang lewat masjid negara adalah jam 7. Artinya masih ada satu bus lagi setelah ini yang lewat. Baiklah. Saya dan Mas sholat magrib jamak isya dan menunggu bus di depan masjid karena takut ketinggalan bus terakhir. Hampir jam 7 bus tidak datang juga. Kami sellau menyiapkan plan B. Kalau sekiranya bus terakhir tidak datang jam 7 lewat 15 ment, kami harus ke stasiun Kuala Lumpur untuk menuju pulang ke Bukit Bintang. Dan bus akhirnya datang sekitar jam 7 hampir tepat. Alhamdulillah.


Sambil menunggu bus, kami berencana untuk ke twin tower lalu pulang naik bus Go KL yang gratis lagi. Setelah masuk bus, kami diberitahu oleh pak sopir bahwa destinasi terakhir hanya sampai twin tower. Yes, Sir! That’s our last destination today. Hehe


Kami kembali naik ke dek atas menikmati malam sehabis hujan. Udaranya segar sekali karena sejuk setelah hujan turun. Tibalah kami di twin tower, ikon utama Malaysia. Katanya kalo ke KL belum ke twin tower belum lengkap.


IMG_20170918_201013


Twin tower rame di setiap keadaan. Setelah lelah seharian kesasar dan berkeliling-keliling kota, akhirnya kami memutuskan segera pulang ke hotel. Kami ke Bukit Bintang naik  Go KL lagi lalu jalan menuju Jalan Alor dan tiba di hotel. Begitu sampai di hotel saya segera mandi dan keramas karena tadi siang dan sore kehujanan. Lelah hari ini sangat bermakna sekali. Lelah sudah terbayar lunas. Malam adalah saatnya memasang strategis untuk hari esok. Hari ini cukup sekian, besok akan menjelang dengan cerita lebih seru.


Jangan lewatkan video perjalanan saya disini ya…Semoga terinspirasi buat backpackeran.


Tags : Backpacker, Malaysia,


Bagikan Artikel ini :


BACA JUGA :


⟵ True Love Hanya Ada Setelah Pernikahan Backpacker Malaysia (2) ⟶


Genetika Jodoh 20 Juni 2020
[Review] Extraction (2020), Kenangan Yang Lebih Mahal Dari Pengkhianatan 16 Juni 2020
Gerakan Eat The Rainbow Untuk Asupan Gizi Lebih Baik, Gimana Ceritanya? 13 Juni 2020
It is A Girl: Film Dokumenter Tentang Budaya Patriarki Hingga Mengungkap Fakta Female Infanticide 04 Juni 2020
Dalam Tiga Lapis Kegelapan 27 Mei 2020
Ladies, Be Smart (And Beautiful)! 25 Mei 2020
Jadi Ibu Itu Harus Siap Salah 21 Mei 2020
Haid di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Jangan Sedih Girls. Masih Bisa Lakukan Ini! 19 Mei 2020
[Review] What Happened To Monday: Sebuah Refleksi Pentingnya Menancapkan Visi Untuk Keluarga 19 Mei 2020
Ingat-Ingat Bayar Zakat! 18 Mei 2020
Merapal Doa Sebelum Ia Tiada 17 Mei 2020
Lebaran Hemat? Bisakah? 16 Mei 2020
Kali Ini Kau Kujelang Dengan Kesendirian 15 Mei 2020
Mudik? Yay or Nay? 14 Mei 2020
Dalam Deru Rindu Yang Menggebu 13 Mei 2020

--Lihat Artikel Lainnya --



Saya ibu satu anak yang senang menuliskan kegiatan sehari-hari saya dan berharap orang lain mendapatkan kebaikan dan hikmah darinya. Saya juga menulis beberapa artikel mengenai perjalanan saya di beberapa tempat.


Website ini adalah tempat saya menuangkan ide dan pendapat tentang suatu hal. Saya juga menerima advertorial. Contoh yang pernah saya kerjakan bisa dilihat disini. Untuk sharing atau bussiness inquiries, bisa email saya di viki.woelandari@gmail.com. Happy reading!


Find Me On :




Silakan Contact untuk mendapatkan e-book ini secara gratis dari saya


Kenapa Pilih Backpacker-an? 
Kenapa Menikah Sebaiknya dengan Yang Selevel? 
Menghormati Vagina 
Ngomongin Otak Perempuan Wilayah Seks 
Gymball Untuk Ibu Hamil 
My First Capsule Hotel 

Proudly Part of :