PARENTIME

SELF REMINDER

CUAP - CUAP

NIKAH ASIK

JALAN BARENG

SCHOLARSHIP



Ladies, Be Smart (And Beautiful)!

25 Mei 2020 by Viki Wulandari


Belakangan ini banyak postingan yang menyebutkan bahwa tingkat intelektual seorang anak ternyata diwariskan dari kromosom gen ibunya, bukan dari ayahnya. Lalu pesan dari postingan itu menyarankan, "Carilah istri yang cerdas, bukan yang cantik".


Saya berpikir, apa iya sesederhana itu?😕


Laki-laki pada dasarnya adalah makhluk visual. Mereka secara well design memang tercipta seperti itu adanya. Suka pada hal yang menyenangkan pandangannya, suka yang 'indah-indah' lah pokoknya. Otaknya lebih realistis dan logis ketimbang perempuan. Tapi kalau mau tahu betapa uniknya otak perempuan, silakan baca Female Brain punya Louann Brizendine.


Saya senang mengadakan jajak pendapat kepada Mas di saat-saat kami sedang rileks bersama. Mungkin dia tidak menyadari bahwa pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan sebenarnya bukan pertanyaan biasa, meski kedengarannya begitu santai. Obrolan kami mengalir begitu saja, tapi saya sudah menyiapkan recorder di otak saya untuk menyimpan dan mengkajinya sewaktu-waktu ketika ada hal yang janggal. Yayaya..sepertinya cukup seru. Sayasuka..sayasuka. 😁


"Mas suka kalo saya kenapa?"


Hanya dari pertanyaan sepele seperti itu, saya bisa membenarkan bahwa dia juga makhluk visual seperti lelaki pada umumnya (Alhamdulillah.. 🙇). Top 3 keywords yang saya dapatkan adalah cantik, wangi, dan gak suka ngambek. Baru kata "pintar" ada di posisi setelah yang indah-indah tadi. Nah!


Baca juga Ngomongin Otak Perempuan Wilayah Seks


Artinya apa? Cantik tetaplah jadi prioritas meski sebenarnya mereka menginginkan anak yang cerdas sekaligus. Secara spontan, predikat cantik ada di top 5 kriteria perempuan idaman lelaki.


Laki-laki yang cerdas biasanya akan mencari istri yang cerdas pula untuk mengimbangi levelnya, begitu juga sebaliknya. Tapi perempuan yang secerdas apakah yang dicari oleh laki-laki sebagai istri? Pentingkah skor IQ pada biodata akhawat juga ditampilkan buat yang akan ta'aruf? 😁


Mas tidak pernah menanyakan prestasi apa yang sudah saya punya waktu akan menikah, padahal saya punya piala, sertifikat dan kawan-kawannya. Saya juga tidak pernah dites cas cis cus pakai bahasa Inggris untuk membuat keputusannya menikahi saya. Karena dia mencari istri, bukan mau recruitmen karyawan di perusahaan. 😂


Sekilas lucu, tapi faktanya itu benar, kan?


Mungkin hal-hal beginilah yang dilupakan oleh perempuan-perempuan cerdas. Bahwa laki-laki itu mencari istri, bukan mencari delegasi tim debat atau mau menyeleksi CEO (Chief Executive Officer).


Yang saya ketahui, salah satu tujuan seorang laki-laki mencari istri adalah ingin menemukan sisi lain yang tidak didapatkannya di manapun. Apakah itu? Kenyamanan, kasih sayang, perhatian, dihormati, diperhatikan, dan dihargai sebagai seseorang yang berharga. Apa-apa yang tidak didapatkannya di kantor atau di tempatnya bekerja. Dia menginginkan perempuan yang bisa mengisi bagian dirinya yang hampa. Mungkin konsepnya seperti itu. CMIIW.


Buibu, sesekali pahamilah bahwa secerdas apapun perempuan yang dicari laki-laki agar anaknya cerdas, cantik tetaplah masuk hitungan. Jadi mesti gimana mbak Vik? Yaa kita orang mesti canteeek dan wangi semriwiiing juga dooong...😉😎


Baca juga Jadi Ibu Itu Harus Siap Salah


Laki-laki yang cenderung membidik perempuan cerdas untuk 'mencerdaskan anak' semata, tak ayal seperti mengambil peluang yang belum pasti. Ada saran dari Rasulullah untuk memilih perempuan. Lihatlah karena parasnya, hartanya, keturunannya, dan agamanya. Lalu pilihlah yang terbaik agamanya maka kau akan beruntung. Coba perhatikan, Rasulullah saja, dalam top 5 juga menyebutkan kecantikan sebagai kriteria yang perlu diperhitungkan. Wow!


Back to case. Jadi bagaimana ini? Yang cantik atau yang pinter?


Ya dikembalikan saja pada selera masing-masing. Toh ukuran cantik atau tidak, itu tergantung dari mata siapa yang melihat. Cerdas atau tidak tergantung dari siapa yang menilai. Ya kan?


Tapi kalau kau menemukan perempuan sholihah yang cantik sekaligus pintar, grab it fast! Ntar keburu sold out.. 😂


Tags : Ladies, Perempuan, Smart, Beautiful,


Bagikan Artikel ini :


BACA JUGA :


⟵ Dalam Tiga Lapis Kegelapan Jadi Ibu Itu Harus Siap Salah ⟶


Genetika Jodoh 20 Juni 2020
[Review] Extraction (2020), Kenangan Yang Lebih Mahal Dari Pengkhianatan 16 Juni 2020
Gerakan Eat The Rainbow Untuk Asupan Gizi Lebih Baik, Gimana Ceritanya? 13 Juni 2020
It is A Girl: Film Dokumenter Tentang Budaya Patriarki Hingga Mengungkap Fakta Female Infanticide 04 Juni 2020
Dalam Tiga Lapis Kegelapan 27 Mei 2020
Ladies, Be Smart (And Beautiful)! 25 Mei 2020
Jadi Ibu Itu Harus Siap Salah 21 Mei 2020
Haid di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Jangan Sedih Girls. Masih Bisa Lakukan Ini! 19 Mei 2020
[Review] What Happened To Monday: Sebuah Refleksi Pentingnya Menancapkan Visi Untuk Keluarga 19 Mei 2020
Ingat-Ingat Bayar Zakat! 18 Mei 2020
Merapal Doa Sebelum Ia Tiada 17 Mei 2020
Lebaran Hemat? Bisakah? 16 Mei 2020
Kali Ini Kau Kujelang Dengan Kesendirian 15 Mei 2020
Mudik? Yay or Nay? 14 Mei 2020
Dalam Deru Rindu Yang Menggebu 13 Mei 2020

--Lihat Artikel Lainnya --



Saya ibu satu anak yang senang menuliskan kegiatan sehari-hari saya dan berharap orang lain mendapatkan kebaikan dan hikmah darinya. Saya juga menulis beberapa artikel mengenai perjalanan saya di beberapa tempat.


Website ini adalah tempat saya menuangkan ide dan pendapat tentang suatu hal. Saya juga menerima advertorial. Contoh yang pernah saya kerjakan bisa dilihat disini. Untuk sharing atau bussiness inquiries, bisa email saya di viki.woelandari@gmail.com. Happy reading!


Find Me On :




Silakan Contact untuk mendapatkan e-book ini secara gratis dari saya


Kenapa Pilih Backpacker-an? 
Kenapa Menikah Sebaiknya dengan Yang Selevel? 
Menghormati Vagina 
Ngomongin Otak Perempuan Wilayah Seks 
Gymball Untuk Ibu Hamil 
My First Capsule Hotel 

Proudly Part of :