PARENTIME

SELF REMINDER

CUAP - CUAP

NIKAH ASIK

JALAN BARENG

SCHOLARSHIP



My First Capsule Hotel

30 April 2020 by Viki Wulandari


Perjalananku di Bangkok, rasanya ada banyak yang ingin kuceritakan. Entah kenapa, aku selalu ingin menceritakannya, karena bagiku itu adalah perjalanan yang berkesan. Hampir semuanya serba first time. Aku dapat jatah dari sponsorship menginap di hotel selama dua malam, bebas milih hotel mana saja tapi tetap ada limitnya. Kemarin aku dapat hotel yang cukup bagus dan nyaman. Seharga 600-anper malam kalau dirupiahkan. Bagiku itu sudah sangat cukup untuk ukuran aku yang hanya sendirian. Karena hanya dapat jatah dua malam, sedangkan aku di sana tiga malam (sebenarnya empat malam, tapi menghabiskan malam di pesawat dan transit) maka harus nombok hotel yang semalam.


Temanku yang dari Indonesia ada lima orang, yang satu dapat sponsorship juga sama sepertiku, yang tiga mereka barengan satu universitas makanya cari hostel yang agak murah sekitar situ, tapi memang agak jalan lumayan ngos-ngosan dari hotel venue.


Dari rumah, aku dan suami sudah lihat hostel ini dari aplikasi Travel*ka, tapi ragu mau pesan. Takut gak sesuai ekspektasi mengingat itu adalah hostel kapsul. Aku belum pernah nyoba. Fix, aku putuskan untuk cari disana saja yang semalam. Gampang lah itu kalau sudah tahu keadaan sekitar, tinggal bawa uang Baht lebih.


Tiga temanku yang kubilang tadi ternyata nginap di hostel ini dan aku mampir kesana untuk memastikan nyaman apa enggak, dan dari pandangan pertama aku sudah suka. Jadi aku langsung booking saat itu juga untuk check-in besoknya. Malam ini mau sayang-sayangan dulu sama hotel mahal.wkwkwk


Besoknya aku beneran nginep disana dong. Mau lihat penampakannya?


Capsule Hotel


Ini tampak kamarnya yang ukuran single. Jadi hanya muat untuk satu orang. Kalau pertama kali lihat, kayak kuburan aja gaes..ngeri. Tapi pas masuk, nyaman buangett dan luamayan luas. Jadi males keluar. Pokoknya nyaman sekali. Kapan-kapan kalau ada umur panjang travelling lagi mau nyoba yang double biar bisa masuk bertiga.


Capsule Hotel Bangkok


Jadi di dalam pod-nya itu ada pengaturan dan tombol-tombol yang kita bisa sesuaikan. Untuk memuaskan kekatrokan saya karena baru pertama kali lihat yang kayak beginian, ya sudah kucobain aja semua itu tombol-tombol. Tenang, ada APAR-nya.hehe


Capsule hotel bangkok


Lampunya bisa digonta ganti warnanya sesuka hati. Kalau tidak salah ingat, ada enam warna yang berbeda warna. Sudah kucobain semuanya.haha


Kuncinya juga sudah smartcard, udah sepaket sama loker yang muat koper sama tas-tas yang dijamin aman. Cuma satu yang aku gak suka dari pod ini tuh: Musti manjat-manjat dulu kalau mau naik ke kamar, karena kebetulan aku dapat yang ranjang susun lantai dua. Untung kuat tangganya.


Kayak gini lokernya


Loker capsule hotel bangkok


Penampakan dari luar pod-nya. Dia emang agak nyempil ke belakang jalan raya, tapi ya tetep aja rame karena memang unik. Itu saja aku booking di hari kemarin karena takutnya gak kebagian kamar soalnya pengunjungnya ramai. Disana juga kita disediain sarapan ada roti + selainya, sereal, susu, the, kopi bebas bikin sendiri. Bahkan di lobby-nya kita disediakan air isi ulang, jadi lumayan hemat pengeluaran buat beli air minum asal punya tumbler saja.


Rating penilaianku sih 4.8/5. Oh iya FYI, disana kamar mandinya sharing ya. Disediakan ada 3-4 kamar mandi. Jadi cukup kok, tidak sampai ngantri. Resepsionisnya ramah sekali dan yang bikin aku pertimbangkan untuk mau ambil kamar disana salah satunya juga adalah karena resepsionisnya ramah sekali dan pinter Bahasa Inggris. Ini sangat berguna buat kita-kita yang gak bisa bilingual selain Bahasa Inggris.


 


Tags : Review, Capsule, Hotel, Space, Pod, MET, Bangkok,


Bagikan Artikel ini :


BACA JUGA :


⟵ Aplikasi Keren Buat WFH Tetap Beken Viral Gaji 80juta/bulan Masih Mobat Mabit Di Tengah Covid ⟶


Genetika Jodoh 20 Juni 2020
[Review] Extraction (2020), Kenangan Yang Lebih Mahal Dari Pengkhianatan 16 Juni 2020
Gerakan Eat The Rainbow Untuk Asupan Gizi Lebih Baik, Gimana Ceritanya? 13 Juni 2020
It is A Girl: Film Dokumenter Tentang Budaya Patriarki Hingga Mengungkap Fakta Female Infanticide 04 Juni 2020
Dalam Tiga Lapis Kegelapan 27 Mei 2020
Ladies, Be Smart (And Beautiful)! 25 Mei 2020
Jadi Ibu Itu Harus Siap Salah 21 Mei 2020
Haid di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Jangan Sedih Girls. Masih Bisa Lakukan Ini! 19 Mei 2020
[Review] What Happened To Monday: Sebuah Refleksi Pentingnya Menancapkan Visi Untuk Keluarga 19 Mei 2020
Ingat-Ingat Bayar Zakat! 18 Mei 2020
Merapal Doa Sebelum Ia Tiada 17 Mei 2020
Lebaran Hemat? Bisakah? 16 Mei 2020
Kali Ini Kau Kujelang Dengan Kesendirian 15 Mei 2020
Mudik? Yay or Nay? 14 Mei 2020
Dalam Deru Rindu Yang Menggebu 13 Mei 2020

--Lihat Artikel Lainnya --



Saya ibu satu anak yang senang menuliskan kegiatan sehari-hari saya dan berharap orang lain mendapatkan kebaikan dan hikmah darinya. Saya juga menulis beberapa artikel mengenai perjalanan saya di beberapa tempat.


Website ini adalah tempat saya menuangkan ide dan pendapat tentang suatu hal. Saya juga menerima advertorial. Contoh yang pernah saya kerjakan bisa dilihat disini. Untuk sharing atau bussiness inquiries, bisa email saya di viki.woelandari@gmail.com. Happy reading!


Find Me On :




Silakan Contact untuk mendapatkan e-book ini secara gratis dari saya


Kenapa Pilih Backpacker-an? 
Kenapa Menikah Sebaiknya dengan Yang Selevel? 
Menghormati Vagina 
Ngomongin Otak Perempuan Wilayah Seks 
Gymball Untuk Ibu Hamil 
My First Capsule Hotel 

Proudly Part of :